Garut, 25/1 (ANTARA) - Kepala RSU dr Slamet Garut, dr Hj. Widjayanti Utoyo, SPM menyatakan, Senin, pihaknya kini secara intensif menangani seorang pasien kejadian luar biasa (KLB) suspect flu burung atas nama Iis(10).

Warga kampung Cigentur desa Padasuka kecamatan Pasirwangi itu, masih dirawat inap di ruang isolasi, yang sebelumnya telah mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis dan sekarang masih mendapatkan perawatan khusus, katanya.

Sedangkan kondisi pasien hari ini, temperatur badannya 35,5 derajat Celsius, dengan denyut nadi 75, respirasi 24 kali, namun umumnya berkeadaan tenang, kondisi leukosit 22.200, widal negatif serta trombositnya 236.000.

Sehingga perawatan dan pemeriksaan terus dilakukan seintensif mungkin, di ruang isolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Departemen Kesehatan (Depkes) Jakarta, katanya.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Garut dr H. Hendy Budiman mengingatkan, meski pasien suspect flu burung tersebut tidak bersentuhan langsung dengan ternak unggas positif H1N1, namun yang bersangkutan bermukim di wilayah tertular, menyusul baru-baru ini sekurangnya 90 ekor unggas mati terinfeksi H1N1.

Sehingga peristiwa tersebut bisa diklasifikasikan KLB, yang juga menyebabkan seorang warga setempat terpaksa dirawat inap di ruang isolasi RSU dr Slamet sejak Sabtu (23/1) lalu, katanya.

RSU dr Slamet Garut, merupakan salah-satu dari tujuh rumah sakit rujukan penanganan kasus flu burung di provinsi Jawa Barat, namun untuk memastikan hasil diagnosa dokter spisialisnya masih menunggu dari Litbangkes Depkes.

Akibat masih belum dimilikinya laboratorium yang diperlukan untuk mendeteksi kepastian positip dan negatifnya tertular H1N1, sehingga masih menunggu cukup lama hasil yang diharapkan itu.

John D Hidayat
(U.PK-HT/B/Y003/Y003) 25-01-2010 13:38:17