Tasikmalaya, 11/10 (ANTARA) - Rumah Sakit Tasik Medika Citratama (RSTMC) merupakan bagian rumah sakit swasta yang siap melayani pasien rujukan dari rumah sakit lain se-Priangan Timur yang selama ini seringkali pasien selalu dirujuk ke Bandung.

"Kita pun mengamati, sampai sekarang masih banyak masyarakat Tasikmalaya terus berobat ke luar," kata Wakil Direktur RSTMC, Dr. Viktor, usai peresmian gedung rumah sakit tersebut, di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Senin.

Ia menjelaskan masyarakat wilayah Priangan Timur seperti dari Tasikmalaya, Garut, Ciamis dan Kota Banjar, kebanyakan berobat ke Bandung bahkan hingga Singapura akibat sarana kesehatan rumah sakit dinilai masyarakat belum memadai.

Kebaradaan RSTMC kata dia sudah menyiapkan berbagai fasilitas dan penunjangnya yang lebih memadai sehingga dapat menjadi rumah sakit rujukan di wilayah Priangan Timur.

"Atas dasar itu kita mencoba memberi solusinya, untuk memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat," kata Viktor.

Keberadaan rumah sakit dengan model bangunan seperti mall atau hotel, kata Viktor segala fasilitas peralatan medis di RSTMC merupakan penunjang dari rumah sakit yang sudah ada.

Pembangunan rumah sakit yang berada di pusat Kota Tasikmalaya itu, kata Viktor didirikan karena amanat keluarga yang berharap dapat membantu menambah pelayanan kesehatan kepada masyarakat mampu maupun kurang mampu.

Bangunan yang memiliki luas sekitar 8.000 meter, Viktor memproyeksikan sebagai rumah sakit Privat yang ada di Kota Tasikmalaya dalam membantu sarana kesehatan yang lebih maksimal.

"Kami berkomitmen untuk memberi pelayanan lebih refresentatif," kata Viktor berjanji.

Sementara itu RSTMC dalam pembangunan awal telah menyiapkan 60 ruang kamar inap, dengan klasifikasi antara lain tiga ruang VVIP, sembilan ruang VIP, 16 ruang deluxe, serta masing-masing dua ruang kelas superior dan standar.

Peresmian RSTMC oleh Wali kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, dalam sambutannya berharap RSTMC berperan sebagai rumah sakit layanan kuratif, rehabilitatif, preventif hingga promotif.

"Saya mengharapkan rumah sakit memainkan perannya dalam kuratif, rehabilitatif, preventif hingga promotif, di hal lain melayani kalangan ekonomi lemah dengan mendapatkan porsi pelayanan imbang dengan kelas menengah-atas," kata Syarif.***3***

Feri P