ANTARAJAWABARAT.com,17/10 - Komandan Korpaskhas TNI Angkatan Udara, Marsma TNI Amarullah meminta seluruh pasukan Korpaskhas tidak terlena dengan sejumlah prestasi gemilang yang telah kesatuan baret jingga tersebut karena tantangan kedepan akan semakin berat.

Komandan Korpaskhas mengatakan itu saat memimpin upacara HUT Korpaskhas ke-64 di Lapangan Markas Komando Korpaskhas Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin.
"Terus tingkatkan kemampuan diri dengan berlatih keras dan disiplin. Keberhasilan Korpaskhas dalam penugasan menunjukkan betapa pentingnya sebuah profesionalisme bagi seorang prajurit. Salah satu esensi dari peringatan HUT ini adalah tekad melakukan yang terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara," ujarnya.

Penerjunan 13 prajurit TNI AU dalam mengusir penjajah di Sambi Kotawaringin, Kalimantan Tengah pada tahun 1947 merupakan merupakan tonggak sejak yang perlu terus dikobarkan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam setiap menjalankan tugasnya prajurit Korpaskhas harus selalu mengamalkan prinsip bekerja tanpa memperhitungkan untung dan rugi.

"Korpaskhas sebagian bagian dari TNI AU telah banyak memberikan sumbangsihnya bagi bangsa dan negara. Terlebih pada saat penjajahan Belanda. Korpaskhas telah ikut menyatukan sejumlah wilayah ke dalam NKRI," ujarnya.

Satuan yang dulu dikenal dengan Korp Pasukan Gerak Tjepat (Kopasgat) telah ikut aktif dalam pengabdian bangsa dan negara termasuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Terakhir Korpaskhas berhasil menemukan bangkai pesawat NC 212 di kawasan Bahoro, Sumatra Utara.

Adapun pengembangan alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang dilakukan Korpaskhas adalah melengkapi diri dengan persenjataan QW-3 yang terus dimantapkan melalui latihan-latihan pengoperasiannya.
Tak hanya itu, untuk kedepannya pun akan mendatangkan penangkis udara Canon Oerlicon Kaliber 35 MM yang dilengkapi dengan radar dan rudal jarak pendek Cyron. Diharapkan pada akhir 2012 alutsista tersebut terus bertambah.

Pada upacara peringatan HUT Korpaskhas itupun digelar pertunjukkan senam balok yang bermakna uji ketahanan, ketangkasan dan kekuatan prajurit Korpaskhas dan atraksi "pasukan terjun payung" sebanyak 64 prajurit dengan membawa berbagai atribut kesatuannya.***6***




Hedi A