ANTARAJAWABARAT.com, 9/5 - Jawa Barat akan mendirikan Pusat Pelatihan Tenaga Kerja Tesktil yang ditargetkan bisa melahirkan 40.000 tenaga kerja tekstil yang siap terjun ke industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di provinsi itu.

"Tahun ini pusat pelatihan itu sudah bisa dioperasikan dan bisa mencetak 1.000 tenaga kerja baru di bidang tesktil pada setiap angkatannya," kata Ketua Ikatan Ahli Tekstil Indonesia (Ikatsi) Taufik Rachman di Bandung, Rabu.

Lembaga pelatihan itu akan dibangun dengan bekerjasama dengan Asosisi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar dan Pempro Jabar. Pelatihan rencanaya digelar di Gedung Arsip Jawa Barat di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

Sedangkan dalam perkembanganganya, lembaga itu akan dikembangkan di sentra-sentra asal tenaga kerja industri TPT seperti Sukabumi, Karawang, Purwakarta, Majalengka, Subang dan lainnya.

"Kami sudah menyiapkan materi dan kurikulumnya, setiap angkatan akan mendapatkan pelatihan selama 20 hari dengan materi khusus terkait pertekstilan," kata Taufik.

Pengajarnya akan didatangkan secara khusua baik dari instruktur tetap, pelaku usaha, praktisi di bidang pertekstilan serta lain-lainnya yang bisa memberikan pembekalan bagi peserta.

"Pusat pelatihan ini juga memiliki link dengan perusahaan pengguna jasa tenaga kerja tekstil, saat ini sudaha da sekitar 30 perusahaan yang siap menampung lulusannya," katanya menambahkan.