Rabu, 09 September 2009
POLISI BEKUK TIGA PELAKU PERAMPOKAN DI TOL
Ditulis Oleh : Mohamad Taufik

Sumber, 9/9 (ANTARA) - Jajaran Satreskrim Polres Cirebon berhasil membekuk tiga pelaku perampokan di jalan tol Palimanan-Kanci beberapa waktu lalu dan salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan saat penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Ferry Irawan menyebutkan ketiga tersangka pelaku perampokan tersebut berinisial RM (30) dan RS (40) keduanya warga gempol, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan seorang lagi DL (33) warga Jatiwangi Kabupaten Majalengka.

"Berdasarkan keterangan ketiga tersangka tersebut, akhirnya kami dapatkan satu nama baru yang berperan sebagai perancang skenario perampokan tersebut," kata Ferry di Sumber, Selasa.

Yang mengejutkan dari keterangan ketiga tersangka tersebut, lanjut Ferry, ternyata otak perampokkan tersebut adalah AS, seorang oknum sipir Lapas Majalengka yang saat ini sudah ditangkap jajaran Polres Sumedang dan ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat kasus serupa di Kota Tahu tersebut.

Mengenai penangkapan ketiga pelaku ini lanjut Ferry, berdasarkan hasil pengembangan dari laporan korban, Dwi Husodo (30) staf PT Inti Trans Makmur Kencana tak lama setelah kejadian.

Menurut dia, kejadiannya pada tanggal 28 Agutus 2009. Korban sedang melintas jalan tol sepulang dari mengambil uang tunai di Bank BCA Cangkol sebesar Rp53 juta.

Ketika di KM 219, sebuah mobil Mitsubishi Kuda warna merah bernopol B 3365 TA tiba-tiba memepet mobil yang dikendarainya kemudian dari dalam mobil salah seorang pelakunya berteriak meminta untuk menepi sambil menodongkan pistol.
Setelah menggasak uang yang baru diambil dari bank serta sebuah handphone milik Dwi, kawanan rampok yang berjumlah lima orang tersebut langsung kabur. Dan Dwi pun langsung melaporkan kemalangannya tersebut ke Mapolres Cirebon.

"Dari laporan Dwi tersebut kemudian kami melakukan pengembangan. Berdasarkan ciri-ciri fisik pelaku akhirnya kami peroleh data tentang mereka," ujar Ferry.

Setelah meyakini si pelaku, lanjut Ferry, pihaknya langsung melakukan penangkapan. Dua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa ada perlawanan, sementara DL terpaksa ditembak kaki kanannya karena mencoba kabur sedangkan dua pelaku lain masih buron.

Sementara itu saat pemeriksaan, RM mengaku berperan sebagai penerima pesanan dari AS.

Setelah mendapat informasi tentang calon korban, RM dengan menggunakan mobil menjemput empat rekannya dan mencari targetnya tersebut di jalan tol. Sedangkan yang berperan sebagai eksekutor adalah DL.

"Kami berbagi tugas, saya bertugas mengendarai mobil dan menentukan target korban. Setelah menemukan targetnya, saya suruh keempatnya untuk beraksi," ujar RM.***3***


RM=Rahmat
RS=Rasidi
DL=Dahlan
AS polisi tidak bersedia menyebutkan namanya.

(T.PSO-059/B/Y003/Y003) 08-09-2009 20:32:23










[ Kembali ]