9 Trik Cerdas Memilih Buah Segar dan Lezat di Pasar

Pernahkah Anda merasa kesal saat mencoba buah yang Anda beli tidak manis? Anda pasti sangat kecewa dan mengira supermarket atau ibu-ibu buah di pasar bekerja pada Anda.

Padahal, jika sudah tahu cara memilih buah, Anda tidak akan lagi menemukan kekecewaan karena salah membeli buah. Berikut cara memilih buah manis. Belajar, ayo!

Tips Memilih Buah-buahan tanpa Pengawet di Pasar

Selain menghirup aromanya juga bisa dijadikan pedoman untuk mengetahui manis atau tidaknya mangga tersebut. Hindari mangga dengan kulit keriput, karena belum matang saat dipetik dan bisa jadi mangga jadi-jadian.

1. Mangga

Agak sulit untuk memilih mangga berdasarkan warnanya. Karena warna hijau juga bisa berarti mangga sudah matang. Sebaliknya, warna jingga juga bisa menjadi mangga yang asam. Sebaiknya jangan mengandalkan warna saat memilih mangga.

Memilih mangga yang manis sebaiknya dilakukan dengan memijat buahnya. Jangan susah, karena sudah pasti masih mentah. Jangan lembek juga, karena itu berarti mangga hampir membusuk.

2. Pepaya

Saat memilih pepaya, pastikan Anda menghindari yang keras, karena itu artinya belum matang. Anda harus menghindari pepaya dengan warna dominan oranye, karena itu berarti pepaya terlalu matang. Bisa jadi dagingnya terlalu empuk.

Pilih salah satu yang memiliki gradien warna antara hijau dan oranye. Selain itu juga harus memperhatikan bentuknya. Tidak punya basis yang besar. Tapi, pilih tip yang kecil atau sebaliknya. Pilih bentuk lurus memanjang untuk mendapatkan kematangan yang sempurna.

3. Jeruk lokal

Memilih jeruk manis tidak bisa diperlakukan seperti mangga bisa mencium aromanya. Jeruk memiliki aroma yang sama terlepas dari manis atau tidaknya buah tersebut (kecuali jeruk busuk).

Cara memilih jeruk yang bagus adalah dengan ujung yang cekung, karena itu biasanya pertanda manis. Pressing jeruk juga bisa jadi acuan untuk mengetahui manis atau tidaknya. Jeruk dengan kulitnya yang tebal biasanya memiliki kandungan air yang sedikit, namun berasa manis. Jika Anda ingin yang memiliki banyak air, carilah yang berkulit tidak terlalu tebal.

4. Apel

Anda bisa memilih apel yang bagus untuk warna dan teksturnya. Jika apel terlalu cokelat dan permukaannya terlalu lunak, artinya apel terlalu matang. Anda juga bisa memilih apel segar dengan mengetuknya dengan jari Anda.

Jika suaranya renyah, artinya apel tersebut masih renyah dan mengandung banyak air. Sebaliknya, jika suaranya berat, maka apel tidak lagi renyah dan kering.

5. Alpukat

Memilih alpukat tergantung pada kapan Anda memakannya. Jika Anda sudah memakannya selama beberapa hari, pilihlah alpukat yang keras dan simpan pada suhu ruangan, karena itu akan membantu proses pematangan.

Namun, jika ingin langsung memakannya, Anda bisa menekan alpukat dan memilih yang lebih lembut. Lakukan perasan ini pada seluruh bagian buah alpukat, karena bisa jadi bagian yang lembut tersebut adalah bagian yang memar akibat jatuh dari pohon.

Dari warna tersebut, pilihlah warna hijau tua. Itu artinya alpukat sudah matang, bukan yang hijau cerah.

6. Nanas

Karena kulit nanas yang keras dan tajam, akan terasa sedikit sakit untuk mengetahui kematangannya hanya dengan memegangnya. Cara memilih nanas yang sudah matang adalah dengan mencium aromanya.

Nanas yang sudah matang akan mengeluarkan aroma yang manis. Jangan pilih nanas yang baunya terlalu matang, seperti alkohol atau seperti cuka. Berdasarkan warnanya, hindari nanas dengan kulit keriput, kulit coklat kemerahan, daun layu, atau kulit pecah-pecah.

Daun nanas juga bisa menjadi penentu. Jika daun nanas mudah dipetik, berarti sudah masak. Namun, jika daun nanas terlalu mudah dipetik, bisa jadi karena terlalu matang.

7. Durian

Dari aromanya, Anda sudah bisa menilai apakah durian sudah matang atau belum. Durian yang matang akan mengeluarkan aroma harum yang kental. Selain itu, Anda harus memperhatikan batangnya untuk mengetahui tingkat kematangannya.

Durian yang matang akan jatuh dengan sendirinya dari pohon, meninggalkan batangnya tidak rata. Berbeda dengan batang pipih karena dipotong. Setelah itu yang perlu Anda perhatikan adalah kulitnya.

Jika kulitnya berlubang berarti ulat telah memakannya. Duri yang besar dan jarang menandakan daging yang lebih tebal dan halus.

8. Semangka

Anda bisa memilih semangka yang baik dengan melihat bagian bawahnya yang berupa bercak kuning melingkar. Semakin lebar bercak dan semakin gelap warna kuningnya, semakin baik. Itu artinya semangka mendapat cukup sinar matahari.

Anda perlu menghindari semangka yang memiliki bintik-bintik putih, karena itu artinya tidak mendapatkan cukup sinar matahari. Dengan mengetuknya, Anda juga bisa mengetahui apakah semangka sudah matang atau belum.

Jika suaranya garing, berarti semangka belum matang. Sebaliknya jika suaranya dalam dan tidak bergema berarti buah semangka sudah matang.

9. Belimbing

Cara memilih buah belimbing yang baik adalah dengan memperhatikan kulit yang berkilau dan kencang. Hindari buah belimbing dengan lubang sekecil apapun. Hindari buah belimbing dengan lubang terkecil, karena itu artinya terdapat ulat di dalamnya. Hindari juga buah belimbing yang memar, karena dapat mempercepat proses pembusukan. Nah, sekarang Anda sudah tahu cara memilih buah yang benar, bukan? Semoga Anda tidak kecewa lagi!

» » 9 Trik Cerdas Memilih Buah Segar dan Lezat di Pasar